Pages

Gerak Vertikal

Setelah membahas mengenai Gerak Lurus Beraturan (dengan indikasi benda yang bergerak dengan kecepatan tetap) serta Gerak Lurus Berubah Beraturan (indikasinya Gerak sebuah benda yang mengalami perubahan kecepatan secara beraturan). Kali ini kita membahas mengenai gerak vertikal atau gerak sepanjang sumbu-Y.
Gerak vertikal ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
  • Gerak jatuh bebas
  • Gerak vertikal ke atas
Gerak Jatuh bebas merupakan gerak benda tanpa kecepatan awal sebab dijatuhkan dari ketinggian tertentu. Acuan gerak vertikal adalah permukaan bumi, berbeda dengan acuan gerak lurus yang berlaku sepanjang sumbu horisontal atau bidang datar.
Saat benda jatuh bebas, benda mendapat tarikan dari percepatan gravitasi bumi yang besarnya sekitar 9,8 m/s2 sehingga semakin lama gerak benda akan semakin cepat ditarik oleh bumi. Yang berarti dalam waktu 1 sekon setelah jatuh, benda akan memiliki kecepatan sebesar 9,8 m/s2 .
Jika benda dilempar ke atas atau melakukan gerak vertikal ke atas (GVA) … karena benda dilempar, tentunya akan memiliki kecepatan awal (V0) sehingga benda menjadi bergerak dari titik acuan menuju ketinggian tertentu. Namun pada saat di titik tertinggi, benda seolah-olah berhenti! Mengapa ? Karena benda ini mendapat perlambatan dari gravitasi bumi sebesar 9,8 m/s2 karena arah geraknya yang melawan “kehendak” gravitasi bumi.
Kehendak dari gravitasi bumi adalah menarik benda-benda di sekitar permukaan bumi menuju “pusat kekuatan” bumi.
sedemikian sederhana penjelasan mengenai Gerak Vertikal, semoga anda bisa membuat gambaran dasar tentang gerak tersebut dalam bentuk lintasan.

0 komentar:

Poskan Komentar