Pages

Pengaruh Aktivitas Manusia terhadap Perubahan & Pencemaran Lingkungan

Di dalam suatu ekosistem, manusia mampu dan berperan dalam
mengubah ekosistem tersebut. Dapat dikatakan bahwa manusialah yang
menjadi penentu dari keseimbangan suatu ekosistem. Untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya, manusia selalu berinteraksi dengan lingkungan.
Untuk memenuhi kebutuhannya itu, manusia dapat mengubah ekosistem.
Sebagai contoh, tanah tandus oleh manusia dapat diubah menjadi tanah
yang subur dan siap ditanami. Demikian juga dengan hutan lindung yang
ditebangi dapat diubah menjadi lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan
manusia untuk bercocok tanam. Usaha-usaha itu dilakukan manusia
untuk menyejahterakan hidupnya. Akan tetapi, kadang-kadang manusia
lupa bahwa usaha-usaha tersebut dapat merugikan manusia sendiri
karena mereka tidak mengetahui bahwa tindakan tersebut dapat merusak
keseimbangan ekosistem.
Ekosistem dan lingkungan sangat erat hubungannya karena
ekosistem adalah bagian dari lingkungan. Dapat dikatakan bahwa ruang
lingkup lingkungan lebih luas daripada ruang lingkup ekosistem. Ruang
lingkup lingkungan tidak hanya membahas hubungan antara komponen
biotik dan abiotik, tetapi juga mencakup interaksi antara manusia dan
lingkungannya. Interaksi manusia dan lingkungannya ini dapat berupa
interaksi sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
Bab ini membahas hubungan antara faktor biotik dan abiotik serta
hubungannya dengan perubahan dan pencemaran lingkungan serta usahausaha
pendaurulangan limbah sebagai hasil dari pencemaran lingkungan.
Seperti telah dicontohkan di atas bahwa berbagai usaha manusia
untuk menyejahterakan kehidupannya, tanpa disadari, sering kali dapat
menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Dampak negatif dari
kegiatan manusia ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain
dari faktor manusia itu sendiri, sumber pencemaran lingkungan juga dapat
disebabkan oleh faktor alami, seperti bencana alam banjir, gunung
meletus, dan tanah longsor. Pencemaran lingkungan yang disebabkan
oleh faktor manusia dapat dikurangi dan dikendalikan, sedangkan
pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh alam tidak dapat dicegah.
Manusia sangat berperan dalam mencegah terjadinya pencemaran
lingkungan. Dengan berbagai upaya, mereka dapat mengurangi dan
mengendalikan terjadinya pencemaran, baik itu pencemaran udara, air,
maupun tanah. Jika tidak dikendalikan, pencemaran lingkungan dapat
mengakibatkan berbagai macam masalah, seperti kerusakan lingkungan,
punahnya berbagai makhluk hidup, dan kesehatan manusia. Daur ulang
adalah salah satu cara yang dapat dilakukan oleh manusia dalam
memanfaatkan limbah.

0 komentar:

Poskan Komentar